SUNGAI IKAN KOI DI GIANYAR BALI

jagatnews.com
Aktifitas warga di tepi sungai di Banjar Bangun Gianyar ( foto istimewa )

Bali, Jnews

Umumnya ikan koi dipelihara di kolam dengan penanganan pemeliharaan yang cukup menyita waktu bagi pemiliknya. Namun di Gianyar Bali, ikan Koi justru hidup bebas di aliran sungai.Sangat unik dan menarik, karena umumnya sungai memiliki air yang sudah tercemar berbagai limbah.Jangankan untuk ikan Koi, ikan lainpun akan mati.
Tapi tunggu dulu, di aliran sungai kecil yang melintas di Banjar Bangun Liman Buruan Blahbatuh Gianyar memang patut ditiru dan layak mendapat acungan jempol. Karena di sungai sepanjang 300 meter ini, warga memanfaatkannya untuk memelihara ikan Koi.

Selain tak ada sampah atau limbah, uniknya  sungai kecil ini juga kerap dimanfaatkan warga  untuk mandi dan mencuci pakaian. Namun kendati demikian ikan-ikan ini tak satupun ada yang mati karena busa deterjen.

Maka jadilah pemandangan unik menarik, berbagai jenis ikan mulai dari nila, karper, lele hingga ikan koi  berwarna warni dengan ukuran jumbo  tampak berbaur diantara warga yang sedang beraktivitas di sungai.
jadilah tempat ini sebagai area yang nyaman bagi warga stempat menghabiskan waktu senggang, berkumpul dan anak-anak bermain  sembari melempari ikan dengan roti sebagai pakannya.

Menurut warga yang juga menjaga sungai, Komang Diatmika, pembudidayaan ikan di sungai ini digagas oleh Sekaa Teruna Teruni STT Asti Mandala sejak 7 tahun silam.
"Diawali dengan pelepasan  bibit ikan nila,  hingga kini warga lebih memilih melepasliarkan ikan peliharaannya seperti koi ke sungai ini," tutur Komang.

Dengan banyaknya ikan yang dilepasliarkan warga di sungai membuat kondisi sungai kian terjaga kebersihannya, karena warga enggan membuang sampah ke sungai. Ditambah lagi
warga merasa ikut memiliki dan menganggap ikan-ikan tersebut  adalah bagian dari keluarga besar Banjar Bangun Liman Desa Buruan Blahbatuh Gianyar.

Jadi memelihara ikan memang harus diniatkan untuk juga menjaga airnya.Karen ikan pasti akan mati bila sampah dan limbah memenuhi aliran sungai.

(r/ag)