SA PAPUA SA NYANYI JAWA

jagatnews.com
Didi Kempot feat Ayub Antoh

Yogyakarta, JNews, Siapa bilang Campur Sari hanya punya penggemar orang Jawa saja? Meski kebanyakan lagu Campur Sari dinyanyikan dalam lirik Bahasa Jawa, namun coba tengok, pesona lagu-lagu Campur Sari yang dibawakan oleh Didi Kempot membuat Campur Sari digemari oleh berbagai kalangan. Catat, tidak hanya oleh penggemar orang Jawa saja.


Didi Kempot, penyanyi Campur Sari asal Solo ini memang sudah lama menancapkan eksistensi di dunia tarik suara berbahasa Jawa. Penggemar Didi Kempot, tidak terbilang. Setiap konser, ribuan penggemarnya selalu menyemut di dalam maupun luar tempat perhalatan musik. Lagu bernada patah hati Didi Kempot selalu dinanti oleh Sobat Ambyar, fans Didi Kempot.


Didi 'Godfather Of Broken Heart' Kempot bisa dibilang telah mendunia. Merintis karir di kota kelahirannya Solo, saat ini selain Indonesia Didi Kempot telah dikenal di berbagai negara. Sebut saja  Malaysia, Hongkong, Taiwan, dan oleh masyarakat Jawa di Suriname.


Di Yogyakarta, jiran kota Solo. Lagu-lagi Didi Kempot ternyata punya arti tersendiri bagi Ayub Antoh Worait, pemain PSIM Yogyakarta, kelahiran Papua. Ayub, salah satu penggemar berat Didi Kempot.


Sejak merantau ke Yogyakarta, Ayub ternyata sudah terbiasa dengan lantunan syair Campur Sari yang dibawakan Didi Kempot. Dari kebiasaaan Orang tua angkat yang mengasuh Ayub, yang sering kali memutar lagu-lagu Didi Kempot.


Ayub pun lama-lama jatuh hati dengan lagu Campur Sari yang dibawakan oleh adik kandung almarhum pelawak Mamiek Prakoso itu. Dalam sebuah kesempatan Ayub bahkan membuat Sobat Ambyar semakin syahdu menikmati patah hatinya, melalui lantunan Sewu Kutho, di Jogja Kustomfest 2019. Mereka semakin cendol dhawet…, tak kintang kintang pada Ayub dan Didi Kempot.

TS