Pelatihan Jurnalistik di Pesantren Al Imam An Nawawi Al Islami Tegal

Pelatihan Jurnalistik di Pesantren Al Imam An Nawawi Al Islami Tegal
Para santri PP Al Imam An Nawawi Al Islami, saat mengikuti pelatihan jurnalistik di aula Masjid, Kamis (28/10/2021). (foto jnews)
Pelatihan Jurnalistik di Pesantren Al Imam An Nawawi Al Islami Tegal
Pelatihan Jurnalistik di Pesantren Al Imam An Nawawi Al Islami Tegal

Tegal, Jnews

Bertempat di Aula Masjid Pesantren Al Imam An Nawawi Al Islami Desa Batuagung Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, rangkaian acara pelatihan jurnalistik digelar Kamis (28/10/2021) pagi.

Kegiatan pengenalan dunia kewartawanan ini dipandu langsung Ustad Sirojudin dan diisi pemateri Rohlani Mawardi, S.Ag, seorang praktisi jurnalistik dari MNC Group Jakarta. 

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al Imam An Nawawi Al Islami, Ustad Junaedi Abdillah, pelatihan jurnalistik ini, sebagai upaya pengenalan dunia kewartawanan bagi para santri. Mereka diperkenalkan bagaimana menjadi seorang jurnalistik yang handal.

"135 santri antusias mengikuti kegiatan ini hingga selesai.Diharapkan nanti mereka bisa mendapatkan pengetahuan seputar jurnalistik dan khususnya cara menulis yang baik." lanjut Ustad Junaedi.

Sementara menurut Ustad Rojudin, pihaknya selaku penanggungjawab bidang kesantrian di pondok penghafal Quran ini, mengaku sudah lama merancang kegiatan ini.

"Alhamdulillah acara bisa berjalan dengan baik.Mudah mudahan bermanfaat bagi para santri." lanjutnya.

Selama 3 jam para santri diberikan materi seputar penulisan berita.Bagaimana menjadi reporter berita yang baik, mengumpulkan data, menulis berita, hingga membacakan berita karya karya mereka seusai mendapatkan teori cara menulis berita yang benar.

"Alhamdulilla bagus.Para santri antusias dengan acara ini.Mereka bersemangat mengikuti pelatihan ini." kata pemateri pelatihan jurnalistik Rohlani Mawardi.

Diharapkan para santri nantinya bisa berkiprah di dunia jurnalistik mengisi ruang ruang di lini media masa sebagai sarana dakwah. Sehingga sejalan dengan maraknya perkembangan media sosial dan media digital lainnya bisa dimanfaatkan sebagai sarana dakwah menyebarkan nilai nilai Islam.

(r/j/n)