Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Uji Coba Bus Listrik di Jakarta
Salah satu sudut di dalam bus listrik yang diujicoba di Jakarta (Jumat (17/9/2021). (foto dok.humas ))di

Jakarta, Jnews

Merujuk Instruksi Gubernur DKI nomor 66 tahun 2019 mengenai Pengendalian Kualitas Udara di Jakarta, dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD) nomor 71 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dengan rencana implementasi armada transportasi yang ramah lingkungan, Provinsi DKI Jakarta meluncurkan bus listrik.

PT Transportasi Jakarta bekerjasama dengan Agen Penyedia Bus (APM) PT Higer Maju Indonesia (HMI) menghadirkan bus listrik yang aman dan nyaman bagi pelanggan. Untuk mengenalkan ke masyarakat, bus listrik ini diuji coba kepada publik secara cuma-cuma atau gratis.

Menurut Rizki Cahyadi, Petugas Layanan Bus Listrik Transjakarta, mengatakan bahwa spesifikasi bus listrik Higer tidak berbeda jauh dengan bus Transjakarta pendahulunya.

Hanya ada beberapa ketentuan terkait kapasitas penumpang bus listrik tersebut.

“Spesifikasi gak beda jauh ya, kalau untuk Higer ini kapasitas di dalam bus ini ada 34 kursi, namun sekarang kan masih pandemi PPKM level 3 pelanggan kita batasi dengan kursi yang tersedia yang boleh diduduki hanya 25 untuk pelanggan yang berdiri hanya 7 sesuai dengan stiker himbauan lisensi,” katanya Rizki.

Bus ini memiliki akses pintu naik dan turun yang luas untuk pelanggan, pengguna kursi roda pun bisa dengan leluasa memasuki bus dari pintu depan maupun pintu belakang.

Uji coba bus listrik merek Higer ini selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk transportasi Jalan yang dikeluarkan pada 8 Agustus 2019 lalu.

(r/n)